Band asal New Jersey itu dijadwalkan tampil di Shanghai pada Senin (14/9) dan di Beijing pada Kamis (17/9). Tiket seharga 480 hingga 3.880 yuan, atau Rp1 juta hingga Rp8 juta, pun telah dijual.
Namun mendadak, seperti diberitakan The Guardian, situs penjual tiket Damai.cn menegaskan penjualan dihentikan. Pengumuman itu disampaikan melalui akun Weibo resmi dari situs penjualan tiket itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak ayal, pembatalan itu membuat kecewa masyarakat China yang sudah menanti kedatangan band pelantun It's My Life itu. Konser itu merupakan kali pertama Bon Jovi berkunjung ke dataran China. Bon Jovi sendiri antusias menyambut rencana mereka.
Jika benar pembatalan konser Bon Jovi adalah karena Dalai Lama, mereka tidak sendiri. The Guardian memberitakan, Maroon 5 juga harus membatalkan konser di Shanghai Juli lalu karena salah satu anggota band mendukung Dalai Lama.
Personel itu, melalui akun Twitter-nya mengunggah ucapan selamat ulang tahun untuk sang pemimpin Tibet. Pada 2009, Oasis juga mendadak terpaksa membatalkan konser karena Noel Gallagher tampil dalam konser bertajuk Free Tibet di New York.
Tidak hanya musisi yang dirugikan. Pada 2012 Beijing juga pernah menghentikan segala kontak diplomatik dengan Inggris di level atas, karena Perdana Menteri Inggris David Cameron membuat keputusan untuk bertemu Dalai Lama.
Di akun media sosial Bon Jovi belum ada pemberitahuan soal pembatalan konsernya. Terakhir di Twitter Bon Jovi justru mengunggah lagu Moon Represents My Heart dalam bahasa Mandarin.
[Gambas:Youtube] (rsa/rsa)