Indonesia, sejauh ini, hanya memiliki segelintir film musikal yang mumpuni. Tiga Dara (1956) dan Sherina (2000) termasuk film musikal yang lama melekat di benak pencinta film. Tinggal kini menanti penerus yang setara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Glenn mengakui, ketertarikannya menjajal bidang baru—memproduksi film—bermula dari pertemuannya dengan beberapa orang sepanjang menjalankan kariernya di ranah musik.
Lewat film, Glenn menyampaikan gagasan-gagasan yang ia miliki kepada penontonnya. Meskipun demikian, ia mengatakan, musik adalah akar utama dari kariernya.
"Musik bagi saya adalah fondasi, dan film adalah bentuk gagasan saya," jelas penyanyi kelahiran tahun 1975.
Ia juga mencurahkan isi hatinya terkait tantangan yang ia temukan dalam membuat film.
"Saya kan, orang belakang layar, jadi saya memikirkan semua halnya, dari kamera apa yang akan dipakai, berapa jumlah kru yang terlibat, berapa bujet yang dibutuhkan," jelas Glenn.
Ia pun menambahkan, "Dengan membuat film, saya akan menemukan kepuasan batin dengan bekerja sama dengan kru saya."
Sejauh ini, Glenn sudah memproduksi beberapa film, di antaranya Filosofi Kopi, Cahaya Dari Timur: Beta Maluku, dan Surat dari Praha yang sudah selesai proses syuting dan tinggal menunggu jadwal tayang.
(vga/vga)