FFB 2015 menyiapkan banyak penghargaan bagi para pelaku industri film, baik dalam dan luar negeri. Untuk film dalam negeri, FFB 2015 menyiapkan 11 penghargaan untuk kategori film bioskop, 5 penghargaan untuk kategori film televisi, dan 3 penghargaan untuk kategori sinetron serial.
Adapun untuk film luar negeri atau impor, FFB 2015 tak melakukan sistem nominasi. FFB 2015 akan langsung memilih dan mengumumkan 12 film impor terpuji pada malam puncak tahun ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para nomine adalah hasil seleksi yang dilakukan sejak September 2014 sampai 31 Juli 2015. Dalam kurun waktu tersebut, ada 30 sinetron serial dan 380 film televisi di layar kaca Indonesia. Adapun di layar lebar, ada 274 film bioskop, yang terdiri dari 111 film lokal dan 163 film impor.
Pada kategori sinetron serial, ada tiga dari enam nomine yang memiliki potensi tersebut. Preman Pensiun, Di Balik Lindungan Abah, dan Cinta di Langit Tajmahal bakal bersaing ketat menyapu bersih tiga penghargaan yang tersedia di kategori ini karena tiga nomine tersebut masuk dalam semua nominasi yang ada.
Pada kategori FTV, Nyanyian Musim Hujan karya Riri Riza bersaing dengan Hati-Hati dengan Hati karya Dedi Setiadi. Kedua nomine itu mendominasi tujuh nomine lainnya dalam lima nominasi yang tersedia.
Adapun pada kategori film bioskop, persaingan lebih kompleks dari kategori lainnya. Meski ada yang mendominasi, tapi tak satu nomine pun yang mampu tampil di seluruh nominasi yang ada.
Guru Bangsa Tjokroaminoto karya Garin Nugroho sempat dianggap menjadi nomine paling potensial meraih penghargaan kategori film bioskop terbanyak karena masuk dalam delapan dari sebelas nominasi yang ada. Di belakang film tersebut, ada Toba Dreams karya Benni Setiawan serta 2014: Siapa di Atas Presiden karya Rahabi Mandra dan Hanung Bramantyo yang masuk dalam tujuh nominasi. (utw/utw)