"Rasanya campur aduk," kata Dove Cameron kepada CNN Indonesia melalui korespondensi beberapa waktu lalu. "Saya mencintai ibu saya, dan ingin membuatnya bahagia tapi terkadang ini sulit bagi saya."
Diakui Dove, sang ibu dipenuhi tuntutan terhadap dirinya. "Tapi bukan berarti ia tidak mencintai saya, dan saya berusaha mempersiapkan diri atas permintaan tingginya suatu hari nanti."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi saya suka menyanyi dan berakting sekaligus. Saya merasa lebih mudah mendapatkan emosi sembari bernyanyi ketimbang tanpa menyanyi. Saya rasa ketika di atas panggung, saya lebih menyukai musikal ketimbang teater biasa," katanya.
Seperti gadis mana pun yang dikontrak oleh Disney, Cameron juga merasakan perannya dalam Descendants ini adalah yang terbaik sepanjang kariernya sejauh ini. Meski kebagian peran utama sosok yang jahat, namun di keseharian ia mengaku tetap menjadi layaknya remaja Amerika kebanyakan.
Cameron juga merasakan karakter Mal yang ia bawakan sangat berhubungan dengan dirinya kini. Ia memahami kegalauan Mal sangat dalam, yang ingin membahagiakan ibunya tetapi di sisi lain tak ingin mengesampingkan suara hatinya sendiri. Karena itulah, Cameron menganggap Mal menjadi karakter favoritnya.
Descendants adalah film televisi buatan Disney Channel yang menceritakan sepak terjang empat anak keturunan legenda kejahatan Disney, yaitu Mal putri Maleficent (Sleeping Beauty), Eve putri Evil Queen (Snow White), Jay putra Jafar (Aladdin), juga Carlos putra Cruella de Vil (101 Dalmation).
Mereka berempat, sebagai pewaris kejahatan di ranah dongeng, merasakan kegalauan terhadap nasib mereka kala harus menjalankan tugas dari para orang tua untuk mencuri tongkat ajaib ibu peri dalam acara penasbihan Ben putra Belle dan Sang Raja (Beauty and the Beast) menjadi Raja Auradon.