Hal tersebut dilakukan Hoppus dengan terus mengunggah foto kesibukan Skibba di media sosial yang sedang melakukan sesi rekaman bersama Blink-182.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Catatan studio," tulis Hoppus dalam foto catatan rekaman.
Dikutip dari NME pada awal September, DeLonge mengaku masih mencintai Blink-182.
"Saya mencintai band itu. Saya memulai karier bermusik bersama band itu. Saya bahkan memberi nama band itu. Menjadi personel Blink-182 bukanlah satu-satunya hal yang akan saya lakukan dalam hidup. Tapi Blink-182 adalah bagian dari hidup saya," kata DeLonge.
Meski mengaku tidak akan melupakan Blink-182, tapi DeLonge belum mau untuk bergabung kembali dengan Mark Hoppus dan Travis Barker, bahkan jika ia diminta langsung oleh kedua temannya itu.
"Tidak, tentu saja tidak. Masalah yang terjadi cukup kompleks. Sepertinya kami sudah berbeda tujuan hidup. Saya juga masih memiliki cita-cita lain," ujar DeLonge.
Sampai saat ini, DeLonge belum berkomunikasi lebih lanjut dengan Hoppus dan Barker, sejak ia memutuskan mengundurkan diri pada awal tahun ini. Tapi DeLonge menganggap itu bukanlah suatu hal yang aneh.
"Ini normal. Sesama personel Rolling Stones bisa tidak berbicara satu sama lain selama tiga tahun. Ketika bertemu, mereka bisa berkata, 'Ya Tuhan, saya rindu sekali dengan mereka,'" kata DeLonge.
(Dok. Instagram/@MarkHoppus) |
(Dok. Instagram/@MarkHoppus) |
(Dok. Instagram/@MarkHoppus)
(Dok. Instagram/@MarkHoppus)