Film yang diberi judul Amy dan diproduseri Asif Kapadia itu menceritakan tentang perjuangan Amy menghadapi ketenaran dan kematiannya yang diakibatkan oleh ketergantungan alkohol pada 2011.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pikir, film Amy ini adalah suatu kisah nyata yang menceritakan masalah sesungguhnya dalam masyarakat, terutama diantara anak muda," kata Kamron Chudecha dari Stop Drink Network.
Dilansir dari NME, film dokumenter Amy itu menjadi film dokumenter terbesar kedua di bioskop Inggris, dengan keuntungan sekitar £3,44 juta atau sekitar Rp76 miliar.
Film tersebut mengalahkan film lainnya, antara lain Senna, yang memiliki keuntungan sekitar £.3.17 juta atau sekitar Rp 67 miliar, serta March Of The Penguins, dengan keuntungan sekitar £3,3 juta atau sekitar Rp74 miliar
Sementara itu, film yang diproduseri Michael Moore pada 2004, Fahrenheit 9/11, masih menjadi pemimpin di bioskop Inggris, dengan keuntungan mencapai £6,5 juta atau sekitar Rp145 miliar.
(utw/utw)