Dalam wawancaranya dengan majalah Rolling Stone, Commerford mengatakan kalau kelompok ISIS hanyalah salah satu dari sekian banyak konspirasi yang diciptakan Amerika Serikat (AS).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Commerford juga membandingkan ISIS dengan pendaratan astronot di Bulan. Ia merasa kedua konspirasi tersebut dikerjakan oleh orang yang sama.
"Dari situ saya merasa begitu banyak propaganda yang telah diciptakan," lanjut Commerford.
Sebelum membahas keberadaan ISIS, Commerford mengatakan dirinya menyesal telah berkarya bersama Zack de la Rocha, Tom Morello dan Brad Wilk, kalau pada akhirnya Limp Bizkit malah mengaku terinspirasi oleh RATM.
Vokalis Limp Bizkit, Fred Durst, memang mengaku sangat terinpirasi oleh RATM, sehingga ia membentuk band bersama Sam Rivers, John Otto dan Wes Borland.
Saking terinspirasinya, Durst bahkan sering membawakan lagu RATM yang berjudul Killing in the Name dalam setiap konser Limp Bizkit.
Tapi tampaknya Commerford tidak sependapat dengan Durst.
"Saya mohon maaf jika sudah menginspirasi Limp Bizkit," kata Commerford.
"Sungguh, saya sangat menyesal telah menginspirasi band 'menyebalkan' seperti Limp Bizkit," lanjut Commerford.
(ard/ard)