Sebelumnya pada Juli lalu, Rudd dikenakan hukuman tahanan rumah oleh pihak berwajib setelah diketahui memiliki narkoba berjenis meth dan ganja. Tidak hanya itu, Rudd juga diketahui melakukan ancaman pembunuhan terhadap seseorang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia pun meminta seorang oknum untuk membunuh salah satu karyawannya, dengan bayaran sebesar sekitar US$152 ribu, meski akhirnya eksekusi tersebut gagal dilaksanakan.
Rudd pun mengklaim dirinya telah mengajukan permohonan maaf kepada karyawannya yang semula hendak dieksekusi.
Hingga kemudian Rudd kembali mendapat hukuman, karena melanggar aturan tahanan rumahnya. Ia tidak menerima tuduhan ini dan mengajukan keberatan kepada pihak pengadilan.
Rudd masih harus menjalani hukuman tahanan rumah hingga pengadilan digelar kembali pada November.
Sejak Rudd berurusan dengan hukum, AC/DC tetap menggelar rangkaian tur konser mereka.
Posisi Rudd kemudian digantikan oleh Chris Slade, penabuh drum AC/DC era 1989 hingga 1994. Rudd sendiri bergabung dengan AC/DC pada 1983 hingga 1994.
(ard)