Streep memperkenalkan film itu di New York, Amerika Serikat, pada Rabu (14/10) malam. "Sekarang saya sedang mengampanyekan supaya dia mendapatkan nominasi untuk Dokumenter Terbaik," tutur Streep, dikutip Reuters. Ia sendiri tersentuh saat menonton film itu.
"Ketika saya pertama melihatnya, saya tak bisa bicara setelahnya," ujar Streep mengungkapkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia melanjutkan, "Gadis jauh lebih bertanggung jawab dalam pemerkosaan dibanding pria." Ia dan tiga pemerkosa lain akhirnya divonis mati.
Dokumenter itu rencananya diputar pada tahun ini di India, namun pemerintah melarang karena itu mengekspos kekerasan terhadap perempuan. Film itu juga direncanakan tayang di AS serta sinema global pada 23 Oktober mendatang.
Bagi Udwin, film itu membawa harapan, agar India bertindak atas banyaknya pemerkosaan yang terjadi. Mengutip Reuters, ada lebih dari 33 ribu korban pemerkosaan di India pada 2013, menurut Catatan Biro Kriminal Nasional. (rsa/vga)