Kini Blink-182 sudah siap memamerkan karya terbarunya. Dilansir dari wawancaranya dengan NME, pada Rabu (21/10), Barker mengatakan sudah merekam enam lagu bersama Skiba, salah satunya berjudul Punk Rock Cliche.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemunculan Skiba diakui Barker menjadi hal yang positif bagi Blink-182 dan penggemarnya.
"Saat ini kami sudah merekam sekitar empat sampai lima lagu. Saya sangat senang," lanjut Barker.
Dijelaskan Barker, lagu Punk Rock Cliche berkisah mengenai hubungan pertemanan dan percintaan.
Tanpa bermaksud menyindir siapa pun, Barker mengatakan lagu itu terinspirasi dari kisah kawan mereka.
Tanpa kehadiran DeLonge di album baru, tentu saja membuat aransemen Blink-182 agak sedikit berubah.
"Lagu-lagu yang direkam terdengar berbeda namun tetap terasa sama," ujar Barker.
"Matt membawa energi Alkaline Trio yang digabungkan bersama saya dan Mark. Hal ini sangat keren dan sejauh ini saya menyukai hasilnya," lanjut Barker.
Skiba bukan hanya personel figuran bagi Blink-182. Tapi Barker dan Hoppus tidak terlalu memaksa Skiba untuk terus menerus berkarya bersama Blink-182.
"Tujuan kami ialah menulis lagu dan membuat album. Kami tidak memiliki limit untuk kedua hal ini. Jika ada lagu, maka ada album," kata Barker.
"Tidak ada tekanan dan tenggat waktu," lanjut Barker yang selain sibuk berkarya bersama band yang memopulerkan namanya sejak 1988, juga tidak lupa berkarya untuk dirinya sendiri.
Belum lama ini, ia telah merilis buku yang berjudul Can I Say: Living Large, Cheating Death & Drums, Drums, Drums. Buku tersebut telah dirilis, pada Selasa (20/10) kemarin, oleh penerbit William Morrow Publishers.
(ard/vga)