Seluruh acara yang dibatalkan berkaitan dengan satu tema, yakni peristiwa 1965. Tiga diskusi panel itu berjudul "1965, Bearing Witness" yang diselenggarakan pada Kamis (29/10), "1965, Writing On" yang juga dilaksanakan pada hari yang sama, dan "1965, Bali" pada Jumat (30/10).
Film yang batal diputar adalah The Look of Silence alis Senyap yang disutradarai Joshua Oppenheimer, seharusnya ditayangkan pada Sabtu (31/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sydney Morning Herald memberitakan, Direktur UWRF Janet DeNeefe mengakui pembatalan itu menjadi tamparan besar bagi panitia. Ia juga menganggap sensor dari pemerintah itu kejam. Sepanjang 12 tahun sejarah UWRF, sensor belum pernah terjadi. Namun soal 1965, lain lagi.
Apalagi tahun ini Indonesia memeringati persis 50 tahun terjadinya pembantaian massal itu.
Tema 1965 memang sensitif, namun Indonesia sudah terbuka membicarakannya bahwa saat menjadi Tamu Kehormatan di Frankfurt Book Fair pekan lalu. Dua penulis perempuan Indonesia yang berkaitan dengan 1965, Leila S. Chudori dan Laksmi Pamuntjak menjadi pembicara.
UWRF 2015 bakal terselenggara pada 28 Oktober hingga 1 November mendatang di Ubud, Bali.