"Formula" Raditya dianggap tepat untuk menghasilkan tulisan yang natural, terkadang penuh pemikiran, tetapi juga menggelitik. Dalam salah satu sesi di Ubud Writers and Readers Festival (UWRF) 2015, Jumat (30/10) Raditya mengatakan ia menemukan "formula" itu sendiri.
Raditya menghasilkannya dari kebiasaan membaca dan gabungan berbagai idola. "Ini pentingnya agar punya tidak hanya satu idola. Kalau hanya satu, gaya menulis kita hanya akan seperti dia," ia mengatakan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena bagi saya menulis adalah menemukan cara untuk bersuara. Harus seunik mungkin agar membedakan kita dari penulis-penulis lainnya," katanya menegaskan. Suara yang unik tidak boleh sama dengan gaya penulis lain, maka ia menemukan gaya sendiri.
Ia suka mempelajari bagaimana mereka mengonsep dan menyambungkan kalimat. "Baru setelah itu saya membuat formula saya sendiri," katanya melanjutkan.
(rsa/vga)