Produser Demi Lovato Elak Tuduhan Meniru
Ardita Mustafa | CNN Indonesia
Sabtu, 07 Nov 2015 23:31 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Produser musik Demi Lovato, Carl Falk dan Rami Yacoub, akhirnya buka suara mengenai tuduhan penyisipan materi lagu milik Sleigh Bells tanpa izin.
Kelompok musik asal New York, Sleigh Bells, sebelumnya menulis cuitan di Twitter perihal penyisipan materi lagu tanpa izin itu.
Sleigh Bells menuduh pihak Lovato menyisipkan materi lagu mereka yang berjudul Riot Rhythm dan Infinity Guitars untuk lagu Stars.
Tidak hanya menyindir melalui Twitter, manajemen Sleigh Bells juga telah menghubungi label rekaman Lovato, seperti yang dilansir dari Rolling Stones.
Dilansir NME pada Rabu (4/11), Falk dan Yacoub mengelak semua tuduhan Sleigh Bells yang ditujukan kepadanya.
"Kami tidak pernah menyisipkan lagu siapapun untuk lagu Stars yang dinyanyikan Demi Lovato. Sang penyanyi pun tidak terlibat langsung dalam pembuatan lagu ini. Ia hanya menulis awalannya," tulis Falk dan Yacoub melalui keterangan pers resmi.
Meski menuduh Lovato menyisipkan musik mereka, tapi Sleigh Bells menyatakan tetap menghormati Lovato dan tidak berusaha menyebarkan kebencian atas kasus ini.
[Gambas:Youtube]
[Gambas:Youtube] (ard)
Kelompok musik asal New York, Sleigh Bells, sebelumnya menulis cuitan di Twitter perihal penyisipan materi lagu tanpa izin itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir NME pada Rabu (4/11), Falk dan Yacoub mengelak semua tuduhan Sleigh Bells yang ditujukan kepadanya.
Meski menuduh Lovato menyisipkan musik mereka, tapi Sleigh Bells menyatakan tetap menghormati Lovato dan tidak berusaha menyebarkan kebencian atas kasus ini.
[Gambas:Youtube]
[Gambas:Youtube] (ard)