Tapi berkat ketekunan berkarya, saat ini banyak yang menganggap Rumahsakit sebagai band indie panutan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Total tiga album musik telah dirilis Rumahsakit, yaitu Rumah Sakit (1997), Nol Derajat (2000) dan 1+2 (2012).
Misalnya saja lirik lagu Pop Kinetik:
Bunuh, bunuhlah aku
Kalau kau bisa
Silakan saja
Serang hantamlah saja
Datang padaku
Andai kau tahu
Akhirnya...
Baru kau mengerti
Kalau aku bukan manusia biasa
Mengutip tulisan di Rolling Stone Indonesia, pada 2006, pentolan IKJ, Malau dan Jimi (vokalis band The Upstairs) mengatakan, Rumahsakit adalah salah satu fenomena di tengah perkembangan musik indie di Indonesia.
"Sebelum ada Rumahsakit, musik di IKJ cuma Rolling Stones, The Doors, dan Bob Marley," kata Malau dan Jimi.
Pada tahun ini, Andrie digantikan oleh Arief Muhammad. Bersama vokalis baru, Rumahsakit merilis album musik Timeless, pada April. Salah satu lagunya yang populer berjudul 3:56.
"Timeless adalah kata yang tepat untuk menandakan eksistensi band ini, yang sudah beberapa kali gonta-ganti personel tapi tetap jalan," ujar Shendy, melalui keterangan resmi yang disampaikan oleh manajemen Rumahsakit, SRM.
Menyanyikan sepuluh lagu dalam Timeless, Arief berharap album musik baru dan kehadirannya sebagai vokalis baru Rumahsakit bisa diterima dengan baik.
Ingin tahu lebih banyak tentang kabar terbaru Rumahsakit saat ini? Tonton siaran ulang live streaming CNN Indonesia Music at Newsroom pada Rabu (25/11) pukul 14.00 WIB-15.00 WIB di situs www.cnnindonesia.com!
(ard/vga)