"Saat setelah selesai pembuatan, film ini dilihat oleh CJ Entertainment dari Korea. Mereka senang banget dan bilang film ini komersil banget dan mereka mau mengedarkannya di seluruh dunia, worldwide sale," kata Joko di XXI Plaza Indonesia, pada Senin (16/11).
CJ Entertainment adalah salah satu rumah produksi asal Korea Selatan yang sudah memiliki banyak film dan diedarkan di berbagai negara, termasuk Indonesia dan Amerika Serikat. Banyak film produksi CJ yang tergolong sukses, baik di kalangan pecinta K-Pop maupun awam, seperti Shiri (1999) dan Joint Security Area (2000).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Joko tak menyangka bahwa ide A Copy of My Mind ini akan menarik minat CJ Entertainment. Di Busan International Film Festival di Korea Selatan pada awal Oktober 2014 silam, Joko memenangkan CJ Entertainment Award atas ide cerita A Copy of My Mind.
Akhirnya, film ini pun tayang perdana di Venice Film Festival ke-72, pada September lalu. Joko lagi-lagi tak menyangka bahwa sambutan yang ia terima dari publik yang menghadiri festival film begitu hangat.
"Semua festival sama! Sama-sama hangat. Mereka standing ovation sampai sepuluh menit, mereka tidak mau pulang-pulang," kata Joko semangat. "Biasanya kan kalau tidak suka langsung teriak, walk-out, boo, dan macam-macam, sempet grogi juga khawatir diteriakin, tapi ternyata enggak."
Joko merasa ini adalah buah dari manfaat mengikutsertakan karyanya dalam film festival. Meski mengaku membuat film bukan untuk festival film, tetapi berkat festival itulah ia dapat bertemu dan berkenalan dengan berbagai produser, distributor, ataupun sineas dari belahan dunia lain.
Dengan jaringan tersebut, bukan tidak mungkin Joko akan mendapatkan kesempatan berkarya lebih baik dan lebih luas ketimbang hanya bermain di kandang sendiri. Dan A Copy of My Mind membuktikan hal tersebut. (end/utw)