Sikap inilah yang senantiasa dijunjung tinggi oleh Christine Hakim. Diakui oleh aktris dan sineas senior Tanah Air ini, sang guru yang berjasa mengajari dan menanamkan sikap profesional adalah Teguh Karya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Teguh juga menerapkan segala pembelajaran yang membuat seniman bersungguh-sungguh melakoni tugas dengan sebaik-baiknya. "Teguh mengajari saya menjadi seorang profesional," Christine menegaskan.
"Nilai-nilai itu sangat penting sekali," ia menegaskan. "Semua pembelajaran yang Teguh berikan, masih saya terapkan hingga saat ini."
Tak hanya "menelan" ajaran Teguh semata untuk dirinya sendiri. Christine juga mengestafetnya ke sineas dan artis muda. "Seluruh pembelajaran Teguh saya wariskan ke artis muda, seperti Reza Rahadian."
Sepanjang kariernya, Christine telah meraih sedikitnya enam Piala Citra Festival Film Indonesia, dari film Cinta Pertama (1974) sampai Tjoet Nja' Dhien (1988), plus penghargaan lain level nasional dan internasional.
Reza sendiri telah meraih tiga Piala Citra sebagai ganjaran untuk profesionalitasnya sebagai aktor pemeran Habibie & Ainun (2013), Tiga Hati Dua Dunia, Satu Cinta (2010), dan Perempuan Berkalung Sorban (2009).
(vga/vga)