J-Lo memang kebagian tugas memandu AMA yang berlangsung di Microsoft Theater, Los Angeles, AS, tadi tadi malam (22/11) waktu setempat. Tak tampil sendirian, perempuan Latin 46 tahun ini ditemani sejumlah penari latar.
Tampil meriah dalam balutan catsuit warna-warni dengan motif khas Indian dan jaket bulu, J-Lo membuka aksinya dengan lagu Waiting For Tonight. “Malam ini bukan tentang saya, melainkan tentang musik,” J-Lo membuka acara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah menuntaskan tarian dengan iringan lagu Uptown Funk (Bruno Mars dan DJ Mark Ronson), J-Lo dan penari latarnya segera mengestafet tarian dengan lagu lain, dari Feel Myself (Beyonce dan Nicki Minaj) sampai Bad Blood (Taylor Swift).
Total, J-Lo dan penari latarnya beraksi selama tujuh menit, termasuk dengan lagu Can't Feel My Face (The Weekend), Thinking Out Loud (Ed Sheeran), 7/11 (Beyonce), dan Anaconda (Nicki Minaj).
Pada 2014 lalu, J-Lo juga memanaskan panggung AMA bersama Iggy Azalea sembari menyanyikan lagu duet mereka, Booty. Pada awal tahun ini, J-Lo juga menggetarkan Billboard Latin Music Awards dengan lagu mendiang Selena, seperti I Could Fall in Love.
Saat diwawancarai Digital Spy, beberapa waktu lalu, J-Lo mengaku, urusan menyanyi sekaligus menari bukanlah hal mudah. “Bagi saya, butuh stamina untuk bisa melakukannya. Saya yakin bisa melakukannya.”
Untuk bisa melakukan tugasnya di atas panggung dengan baik, menurut J-Lo, hanya ada satu cara: rutin berlatih keras. Tujuannya, membangun kesiapan fisik dan memuaskan penonton. “Pokoknya berlatih layaknya petarung menjelang berlaga.”
(vga/vga)