Sehari setelah serangan teror terjadi banyak musisi yang membatalkan konsernya di Paris. Beberapa di antaranya U2 dan Foo Fighters.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak akan membatalkan konser saya, kecuali jika ada pelarangan dari pihak berwajib. Jika kita merasa takut, teroris akan merasa menang." lanjut Lemmy.
"Para penggemar kami bersembunyi di ruang ganti kami, yang kemudian dimasuki oleh para penyerang. Mereka membunuh semua yang ada di sana, kecuali seorang anak yang berlindung di balik jaket kulit saya," kata salah satu personel Eagles of Death Metal, Jesse Hughes, saat diwawancara oleh Vice, belum lama ini.
"Banyak orang berpura-pura mati dan semua orang merasa ketakutan. Salah satu alasan mengapa banyak orang orang terbunuh ialah karena banyak orang yang tidak ingin meninggalkan teman mereka begitu saja," lanjut Hughes.
Sama seperti U2 dan Foo Fighters, Eagles of Death Metal juga membatalkan jadwal konser mereka di Paris.
Dalam keterangan resmi yang dilansir NME, para personel Eagles of Death Metal mengaku masih merasa berduka dan ketakutan.
(ard/vga)