Musisi pria asal Kanada itu berkolaborasi dengan Adele untuk lagu When We Were Young dan Target dalam album 25.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi ia sangat rendah hati dan manis," lanjut Tobias.
Tobias mengatakan kalau di antara piano dan lembaran kertas partitur, mereka sering berbincang mengenai kehidupan.
"Saya banyak belajar darinya bagaimana membuat lagu yang bisa dirasakan oleh banyak orang. Dengan segala kerja kerasnya, Adele memang layak berada di posisinya yang sekarang," ujar Tobias.
Album Adele dirilis oleh label XL Recording. Hingga Senin (23/11), Album 25 telah terjual hingga 300 ribu keping.
Umur album baru Adele masih panjang dalam setahun ke depan.
Meski demikian, ibu beranak satu ini sudah tidak sabar untuk merilis album baru lagi selanjutnya.
Dikutip dari NME, Adele mengaku ingin berkolaborasi dengan Drake.
Pilihan Adele jatuh kepada pria yang sempat digosipkan dekat dengan Rihanna itu karena ia menyukai lagu Hotline Bling yang dinyanyikan Drake.
[Gambas:Youtube] (ard)