Melansir NME, piringan hitam itu akan dihargai sekitar US$60 ribu atau setara Rp822 juta.
Album yang dirilis pada 1968 itu memiliki nomor seri di setiap rilisannya. Sedangkan yang akan dilelang oleh Starr pada rumah lelang Julien, pada 3 hingga 5 Desember mendatang, memiliki nomor seri pertama, yakni nomor 0000001.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
McCartney menceritakan, Lennon "berteriak paling keras" ketika pihak studio ingin memberikan album itu kepada anggota band The Beatles. Lennon menginginkan rilisan yang memiliki nomor seri 0000001 itu.
The Lotus Foundation adalah sebuah organisasi yang bertujuan untuk mendanai, mendukung, berpatrisipasi dalam mempromosikan proyek amal, bertujuan untuk memajukan kesejahteraan masyarakat yang kurang mampu.
Selain album itu, sebelumnya, poster buatan tangan McCartney dan Lennon berwarna cerah, lengkap dengan simbol-simbol yang populer di komunitas hippies pada saat itu: matahari, bunga dan bintang, terjual seharga US$175 ribu, setara Rp2,4miliar.
Tidak hanya itu, gitar Gibson J-160E yang digunakan John Lennon saat merekam lagu Love Me Do bersama The Beatles telah terjual seharga US$2,4 juta atau sekitar Rp32,8 miliar.
Gitar legendaris yang digunakan Lennon, pada 1962, itu dibeli seseorang tak dikenal di balai lelang Julien, pada akhir pekan kemarin. Mengutip NME, gitar tersebut sempat dinyatakan hilang. (utw)