Suatu karya yang terbukti hasil plagiat bagaimanapun bakal ketahuan. Selanjutnya, diserang dari berbagai arah oleh banyak orang dengan sederet pembuktian. Hal ini pernah menimpa grup band D'Masiv, beberapa tahun lalu.
Lagu mereka, seperti Diam Tanpa Kata, Cinta Ini Membunuhku, Dilema, pernah disebut hasil plagiat grup band Barat, masing-masing dari lagu Awakening (Switchfoot), I Don’t Love You (Chemical Romance), Soldier’s Poem (Muse).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Daripada menyontek lagu milik musisi lain, menurut James F. Sundah, lebih baik mendaur ulang lagu lama dengan ciri khas terbaru. Sang komposer legendaris Indonesia meyakini, karya hasil daur ulang lebih baik ketimbang plagiat.
Mengutip pernyataannya, James sangat mendukung musisi muda yang mendaur ulang lagu-lagu lama untuk dinyanyikan lagi dengan ciri khas mereka. Pasalnya, daripada menyontek lagu-lagu lama, lebih baik musisi muda menyanyikan ulang lagu-lagu tersebut dengan aransemen yang baru namun dengan rasa yang sama.
"Zaman ini tidak menyediakan ruang yang luas untuk para musisi, jadi sangat sulit bagi para adik-adik musisi menemukan notasi baru," James menegaskan.
"Daripada mereka nyontek lagu diam-diam, lebih baik mempelajari lagu lama. Karena kalau nyontek lagu, itu bisa terkena hukum hak cipta dan plagiarisme," lanjutnya.
Menurut James, lagu-lagu jadul telah menyimpan semacam DNA yang dapat menjadikan lagu itu abadi dan tidak lekang oleh waktu.
"Lagu-lagu lama itu bisa abadi didengar masyarakat karena telah memiliki DNA. Musisi-musisi muda bisa mendengar lagu lama itu kan awalnya dari ibunya, atau mungkin kakaknya," ia mengucapkan.
Selain itu, James pun mengaitkan fenomena ini dengan konsep yang diterapkan oleh perhelatan American Idol, di mana setiap finalis harus menyanyikan ulang lagu-lagu legenda di Amerika Serikat jika ingin mencapai final.
Menurut James, hal itu sangat baik jika diterapkan di Indonesia. Dengan begitu, musisi-musisi muda akan dapat belajar dan lebih pintar mengolah ulang lagu-lagu lama itu dengan ciri khas mereka, tanpa harus menyontek.
"Di American Idol, salah satu syarat untuk masuk ke final ialah menyanyikan lagu-lagu legenda. Karena itu, mereka akan belajar DNA lagu lama dan akan lihat mengembangkannya," tutur James yang sudah lama menetap di Negeri Paman Sam.
"Jadi, sangat penting untuk mengadakan konsep seperti di American Idol. Para musisi muda diharuskan untuk nyanyi lagu lama, dan nantinya akan langsung dinilai oleh masyarakat. Daripada mereka nyontek, mending daur ulang lagu lama."