Seperti dikutip Telegraph, fotografer Steven Klein, yang terkenal dengan gaya bidikan kameranya yang surealis, memotret Kylie dalam pose yang tidak wajar. Kylie digambarkan sebagai ikon fesyen yang kecantikannya mirip boneka manekin.
Dia mengenakan choker, bustier dan high heels dari semacam kulit berwarna hitam. Matanya terlihat menatap kosong. Tapi bukan itu yang membuat heboh. Kylie dipotret sedang duduk di kursi roda keemasan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah foto sampul majalah ini keluar, tampaknya Kylie bakal makin menghindari internet saat ini. Karena begitu banyak orang yang menuding dia telah melakukan diskriminasi berdasarkan ketidakberdayaan fisik orang lain.
Steven Klein sang fotografer sebenarnya sebelumnya telah dikenal sebagai orang yang gemar membuat foto fesyen dengan gaya provokatif.
Klein tampaknya ingin menggambarkan kehidupan Jenner yang dipoles jadi sangat stylish itu untuk bercerita tentang kehidupan klan Jenner-Kardashian yang dilihat secara online.
Hanya saja penggunaan kursi roda itu dinilai oleh sebagian pengampanye sebenarnya mengandung budaya yang tak terlihat di kalangan disabilitas secara umum. Sayangnya, ini tak dilihat oleh Klein.
Kylie sendiri akhirnya menghapus fotonya di atas kursi roda itu dari akun Instagram setelah menerima banyak protes keras.
Namun para penggemarnya setidaknya mendapatkan inti pesan bahwa melakukan bully terhadap orang disabilitas adalah bagian dari penderitaan juga. Seperti yang dikampanyekan oleh Kylie dengan #IAmMoreThan.
“Menjadi berbeda secara fisik itu sangat kompleks, Anda harus berhadapan dengan banyak hal buruk dan tetap tersenyum. Saya ingin berkata pada siapa pun yang merasa diri mereka berbeda, kesepian atau sekadar sedih #keepgoing,” kata AudreyTheArtist yang mencolek nama Kylie dalam statusnya dan lantas diedarkan dengan cara posting ulang oleh 43,7 juta follower Kylie. (vga)