Dilansir dari NME pada Minggu (6/12), “kepopuleran” anak dari mendiang Whitney Houston dan Bobby Brown itu melebihi “kepopuleran” Caitlyn Jenner (posisi ke-tiga) dan Kendall Jenner (posisi ke-empat).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum meninggal, ia dirawat intensif selama enam bulan. Setelah meninggal, ia dimakamkan di sebelah makan sang ibunda.
Pihak penyidik dari Fulton County, Georgia, menyatakan hal tersebut melalui keterangan resmi di situsnya.
"Kami sudah mengetahui penyebab kematian Bobbi Kristina Brown sejak 25 September kemarin. Namun atas permintaan pengadilan, kami tidak akan membeberkan hasil investigasi tersebut. Pihak kepolisian, medis dan pengacara pun sudah kami informasikan mengenai hal ini," tulis tim penyidik dari Fulton County.
Tidak hanya kematian Bobbi yang diinvestigasi, keluarga juga menuntut penyelidikan terhadap kekasih Bobbi, Nick Gordon. Selama ini, ia dituduh telah melakukan tindak kekerasan terhadap Bobbi.
Dalam gugatan keluarga disebutkan, Bobbi dan Gordon berargumen keras sebelum terjadi insiden bak mandi tersebut. Gordon menyebut Bobbi dengan panggilan kasar: perempuan jalang.
Setelah itu, Gordon disebut-sebut memberi Bobbi koktail beracun yang menyebabkannya tidak sadarkan diri. Lalu, Gordon membaringkan Bobbi di bak mandi dengan posisi telungkup. Wajahnya menatap ke bawah.
Gordon dan salah satu kawannya mengaku menemukan Bobbi dalam keadaan tak sadarkan diri di bak mandi, pada akhir Januari lalu. Sejak itu, Bobbi terus koma sampai akhirnya meninggal, pada Juli. (ard)