Dalam film garapan Wolfgang Petersen yang dirilis 1997 itu, Ford memerankan Presiden Amerika Serikat fiktif, James Marshall. Ia menjadi korban karena pesawat kepresidenan yang dinaiki bersama keluarganya, dibajak.
Ungkapan "cinta" Trump kepada Ford, terlontar saat ia diwawancara The New York Times. Trump mengatakan ia suka film dengan karakter presiden yang heroik, terutama Air Force One. Dalam film itu, Ford ikut memerangi teroris Rusia yang membajaknya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akhir kalimatnya seperti menyindir Trump. Pada wawancara sebelumnya, Ford bahkan jelas-jelas "mengejek" pencalonan Trump sebagai Presiden AS. "'Presiden?' Oh saya pikir itu maksudnya 'residen.' Jadi dia tidak hanya akan tinggal di sana tapi juga memainkan pertunjukannya?" ujar Ford lagi.
Ia lantas berkomentar menambahkan dengan santai, "Itu... Tidak terlalu berlebihan, tidak. Saya tidak berpikir demikian." Namun ekspresinya menunjukkan dirinya sama sekali tidak menyangka dan terkejut soal rencana sungguhan yang ingin dilakukan sosok yang disebutnya "Beloved Donald Trump" itu. (rsa/vga)