Ario Sagantoro, produser The Raid dan The Raid 2: Berandal, akan menjadi salah satu produser film baru berjudul Foxtrot Six. Itu merupakan film bergenre laga dan fiksi ilmiah, yang juga diproduseri Mario Kassar.
Kassar sudah berpengalaman memproduseri beberapa film laris Hollywood. Di antaranya: Rambo, Terminator, Basic Instinct, Stargate, Cliffhanger, dan Total Recall versi tahun 1990-an. Foxtrot Six bukan film aksi fiksi ilmiah pertamanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam poster yang baru dirilis, tokoh film memang digambarkan seperti sosok militer. Ia berbusana serba hitam yang penuh perlengkapan perang seperti robot, dan memegang senjata api mutakhir tiga moncong.
Toro pun telah menempatkan orang-orang terbaiknya sesuai bidang masing-masing. Yayan Ruhian dan Cecep Arif Rahman, bintang The Raid 2: Berandal yang baru-baru ini terlibat dalam Star Wars: The Force Awakens, merancang adegan laga inovatif.
Efek khususnya, mengutip siaran pers yang diterima CNN Indonesia, digawangi ahli efek visual yang berpengalaman dalam Life of Pi, Sherlock Holmes, Guardians of the Galaxy, Man of Steel, dan serial TV Walking Dead.
Namun Toro tak lagi bersama Evans. Bertindak sebagai sutradara dan penulis skenario, adalah Randy Korompis. Ini merupakan film debutnya. Randy, yang seorang Indonesia, menyelesaikan pendidikan di Amerika Serikat dan 12 tahun bekerja di beberapa perusahaan besar Hollywood, seperti High Moon Studios dan Disney.
Diproduksi gabungan Indonesia dan Hollywood, Foxtrot Six akan menjangkau skala besar. Bahkan, akan ada ada unit sekunder dan unit pengambilan gambar dari udara. Keduanya dipisahkan. Meski begitu, anggaran kemungkinan dijaga tetap di bawah US$10 juta atau setara dengan Rp139 miliar.
Foxtrot Six baru akan diproduksi pada paruh pertama 2016, mengambil lokasi di Indonesia dan Amerika Serikat. Belum tahu di negara mana akan dirilis terlebih dahulu, yang jelas film itu direncanakan baru akan tayang secara global pada 2017 mendatang. (rsa)