Di Amerika Serikat, film garapan J.J. Abrams itu tayang perdana 14 Desember lalu. Sedang di Indonesia, ia diputar di Senayan City, Jakarta, untuk media dan undangan pada Selasa (15/12). Saat penayangan, ponsel harus dititipkan dan ulasan diembargo.
Sayangnya, itu seperti belum cukup untuk mencegah pembajakan. TMZ memberitakan, sebuah video cuplikan dari adegan penting Star Wars: The Force Awakens beredar viral. TMZ menulis, timnya telah melakukan uji autentik terhadap cuplikan Star Wars itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia berharap, mereka yang telah menonton Star Wars: The Force Awakens lebih dahulu, tidak merusak momen yang ditunggu oleh siapa-siapa yang belum menyaksikannya.
"Jangan lakukan itu. Biarkan orang lain juga merasakan hal yang sama seperti saat kalian menyaksikan film ini untuk pertama kalinya," kata sang pemeran Han Solo saat diwawancara Scott Bryan dalam Buzzfeed UK, seperti dilansir dari laman situs web Vine.
Jika pesan itu belum cukup, Cinemablend punya trik tersendiri agar terhindar dari spoiler, yang kadang membuat kecewa mereka yang sudah berdebar menanti filmnya. Menghindari berbagai berita atau bocoran cerita di internet, sebaiknya "berpuasa."
Cinemablend menyarankan, beberapa waktu sebelum menyaksikan Star Wars: The Force Awakens ada baiknya untuk tidak menggunakan media sosial, tempat kebanyakan orang membagi komentarnya tentang film setelah menonton. Bahkan, jika perlu, tidak perlu membuka situs web yang membahas film itu.
Sejauh ini, Star Wars: The Force Awakens yang menampilkan masa 30 tahun setelah Return of the Jedi, memang dilingkupi rahasia. Saat trailer debutnya muncul akhir tahun lalu, suara berat yang menjadi narasi sudah menjadi perbincangan netizen.
Abrams juga pandai menyimpan rahasia soal para pemain dan karakter mereka, termasuk tiga aktor Indonesia yang terlibat: Iko Uwais, Yayan Ruhian, dan Cecep Arif Rahman. (rsa/vga)