Konser sang penyanyi rap asal Amerika Serikat tersebut diprotes oleh anggota masyarakat setempat karena didukung oleh perusahaan yang dimiliki oleh Presiden Angola Jose Eduardo dos Santos.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Minaj, Anda adalah pesohor yang sering terlibat dalam penggalangan dana seperti Get Schooled Foundation, yang membantu memberikan motivasi kepada anak muda untuk lulus sekolah tinggi dan sukses di kampus," tulis Thor Halvorssen.
Tapi toh Minaj tak mengindahkan permohonan Thor dan tetap menggelar konsernya di Angola. Hal ini terlihat dari sederet foto dirinya selama berada di Angola yang diunggah via akun Instagram.
Tampak foto atau video Minaj selagi mendarat di bandara Angola, memamerkan kostum, membungkus tubuh dengan bendera Angola, menggelar konser, mengembangkan bendera Angela di atas panggung, melenggang di lobi hotel, sampai mengucap selamat tinggal kepada Angola.
"Memakai bendera (Angola) di punggung saya. Angola, saya mencintai Anda, terima kasih!" tulis musisi nyentrik yang memiliki nama panjang Onika Tanya Maraj.
Selain foto, Minaj juga mengunggah sebuah video yang menunjukkan ribuan penggemarnya dari Angola yang rela mengeluarkan uang demi menyaksikan aksinya.
"Angola, Anda memikat hati saya!" tulis Minaj dalam video tersebut.
Belum lama ini, Minaj juga membuat kehebohan setelah membayar jaminan sejumlah US$100 ribu untuk sang kakak laki-laki yang diduga memerkosa anak perempuan berusia 12 tahun.
Dilansir dari Page Six pada awal Desember 2015 lalu, kakak pelantun Anaconda itu dilaporkan ke pihak berwajib atas tuduhan pemerkosaan pada 3 Desember.
Belum ada keterangan resmi dari keluarga Minaj maupun pengacara mengenai kasus ini. Padahal beritanya sudah santer tersebar di media sejak minggu lalu.
(vga/vga)