Film tersebut disutradarai J.J. Abrams dan dirilis secara global, pada Jumat lalu (18/12). Meskipun demikian, bukan lantas jasa sang kreator Star Wars dilupakan begitu saja. Sosoknya tetap dipandang penting di industri film, terutama Hollywood.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Berkat teknologi [perfilman] yang dikembangkan oleh Lucas, saya mampu merealisasikan imajinasi ke layar lebar,” ujar Jackson seolah berterima kasih kepada Lucas, sang pionir film-film fiksi ilmiah, terutama yang bertemakan angkasa luar.
”Saya tidak melihat apresiasi yang layak diberikan untuk Lucas berkat inovasinya. Ia adalah Thomas Edison untuk industri perfilman,” Jackson memuji Lucas sebagaimana dikutip laman Cinema Blend.
Apa yang dikemukakan oleh Jackson agaknya tak berlebihan. Lucas memang layak dianugerahi penghargaan, apalagi bila orang mengetahui benar perjalanan kariernya hingga mengkreasikan Star Wars.
Gara-gara seri pertama Star Wars, industri perfilman Hollywood memanfaatkan teknologi secara lebih baik, khususnya penggunaan spesial efek. Kini, hal itu semakin terlihat sebagai bagian yang tidak terpisahkan.
Lucas layak dilabeli sebagai sineas yang berjasa besar di industri film. Dan jika bukan karena Lucas, mungkin kisah lanjutan Star Wars: The Force Awakens tidak akan terealisasi dan dinikmati seperti saat ini. (vga/vga)