Melansir NME, lembaran "suci" bernama King Stephenitu ditemukan seorang juru taksir bernama Brendan Ryandi sebuah rumah di Connecticut, Amerika Serikat.
Ryan menemukan lembaran itu di belakang gelas kaca di rumah seorang wanita di Greenwich. Lalu, Ryan bergegas menemui Carmelo Comberiati, dosennya semasa kuliah dulu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam lembaran itu, terdapat tiga lubang kecil, yang menandakan bahwa lembaran itu telah dirobek dari buku catatan milik Beethoven, ketika dirinya sedang mengerjakan musik King Stephen, pada abad ke-18 silam.
"Beethoven akan selalu menuliskan ide-idenya. Berbeda dengan komposer lain, yang menampilkan hasil finalnya saja, mereka membuang sisanya. Namun Beethoven tidak seperti itu," ujar Comberiati kepada Greenwich Time.
"Saya menemukan sketsa dari lembaran musik itu dan menemukan potongan yang tepat, kami menempatkan semua potongan itu secara bersamaan," ia melanjutkan.
King Stephen sendiri adalah salah satu karya kecil milik Beethoven. Dibandingkan dengan lagu-lagunya seperti Symphony No. 9 dan Piano Sonata No. 14, King Stephen masih kalah populer. Namun, pada 2011 lalu, London Symphony Orchestra menampilkan lagu tersebut.
Lebih lanjut, walau lembaran musik Beethoven sering dijual dalam acara pelelangan, King Stephen termasuk lembaran musik yang sangat langka dan tidak diketahui jenisnya.
[Gambas:Youtube]
(vga)