"Biasanya Natal pergi jalan-jalan sama mamamnya Donna. Tapi sekarang sudah enggak ada, ya harus dilewati. Pasti sedih, tapi jangan meratapi karena katanya kalau kita sedih terus beliau tidak tenang," katanya saat berbincang dengan CNN Indonesia di Jakarta beberapa waktu lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak ada hal khusus yang diburu Darius sampai ke Jepang. Ia hanya ingin suasana baru untuk menikmati waktu bersama anggota keluarga. Demi mengejar target ke Jepang, Darius sampai rela bersibuk-sibuk ria dengan segala aktivitasnya.
Sayang, jadwal Darius terlalu padat. Akhirnya sebagai pengganti, direncanakanlah perjalanan ke Jepang. "Mungkin lain kali, Juni atau Juli tahun depan ajak anak keliling Nusantara." Yang jelas, ketika ada kesempatan bersama, ia akan memanfaatkan itu dengan sebaik mungkin.
Saat diwawancara, Darius mengaku belum menyiapkan hadiah Natal untuk keluarganya, terutama anak-anak. Pun tak ada yang spesial dalam ritual tahuannya. "Kalau pas enggak liburan ya di rumah saja, misa ke gereja, makan, mengundang saudara-saudara," katanya.
Jika begitu, tak jarang Darius dan Donna yang memasakkan makanan untuk seluruh keluarga. Lalu, mereka bertukar kado. Tahun ini, memasak di saat Natal tidak ada di agenda Darius. (rsa/rsa)