Menurut Google Trends, pencarian puncak Filosofi Kopi terjadi pada April. Wajar, karena itu adalah masa ia rilis. Pencarian itu menurun pada bulan-bulan berikutnya, lalu stabil sampai Oktober. Setelah Oktober, pencariannya sempat naik kembali.
Dilihat dari daerahnya, pencari Filosofi Kopi terbanyak ada dari Yogyakarta, lalu Jawa Tengah, baru Jawa Barat. Ironisnya, kata kunci terbanyak yang digunakan untuk mencari adalah "filosofi kopi download."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penghargaannya pun segudang, termasuk di Festival Film Bandung, Apresiasi Film Indonesia, juga Festival Film Indonesia.
Menariknya, dari segi penonton, Filosofi Kopi justru bukan termasuk film yang laris manis tahun ini. Berdasarkan data Film Indonesia, film dengan jumlah penonton terbanyak justru adalah Surga yang Tak Dirindukan, dengan 1,5 juta penonton.
Di Google, film yang dibintangi Laudya Cynthia Bella itu justru tidak masuk pencarian terpopuler. Di bawah Filosofi Kopi adalah Magic Hour, film yang dibintangi Michelle Judith. Jumlah penontonnya lebih dari 850 ribu orang.
Di posisi ke-tiga paling populer adalah film Di Balik 98, debut Lukman Sardi sebagai sutradara. Dibintangi Donny Alamsyah, Teuku Rifnu Wikana, Chelsea Islan, dan Boy William, film itu juga termasuk laris dengan 680-an ribu penonton.
Sepuluh besar film Indonesia paling dicari di Google selanjutnya adalah Janji Hati, This is Cinta, 3 Dara, Hijab, Doea Tanda Cinta, Air Mata Surga, dan ToBa DREAMS. (rsa/utw)