Mendengar hal ini, rekan-rekan musisi dunia pun ikut berkabung, ditambah lagi bahwa Natalie adalah sosok legendaris di ranah musik. satunya Tony Bennett, musisi AS lainnya yang sangat dekat dengan Natalie dan juga keluarganya. Ia mengatakan sangat beruntung karena dia pernah masuk ke dapur rekaman bersama Natalie di beberapa kesempatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hati saya sangat sedih karena kehilangan teman lama saya, Natalie Cole. Keberadaan dan talenta Natalie akan selalu dirindukan. Selamat malam, saudaraku," cuit Khan dalam akun Twitter-nya.
Akan tetapi, pada 1965, Nat meninggal, membuat Natalie kecil sedih dan merasa 'hancur' karena kehilangan sosok ayah.
Waktu pun berjalan, Natalie akhirnya menyelesaikan kuliahnya di Massachusetts. Kala itu, single-nya berjudul This Will Be menjadi lagu yang sangat digemari oleh masyarakat AS dan juga dunia. Bahkan, tidak sedikit masyarakat yang menyamakan dia dengan penyanyi soul sekelas Aretha Franklin.
Walau demikian, bukan berarti karier Natalie berjalan mulus. Pada tahun 1970-an, Natalie tersangkut masalah obat-obatan terlarang, heroin. Dia juga kecanduan kokain.
Karangan bunga diletakkan di Walk of Fame bertuliskan nama Natalie Cole, untuk mengenang sang penyanyi legendaris. (Kevork Djansezian/Getty Images) |
Selama berkarier, Natalie sudah memiliki 22 album, seperti Inseparable, Thankful, Dangerous, dan yang paling anyar ialah The Most Wonderful Time of the Year.
Natalie juga mengantongi sejumlah penghargaan Grammy Awards untuk album-albumnya, seperti album Unforgettable With Love pada 1992, dan Still Unforgettable pada 2009 kemarin.
[Gambas:Youtube] (les)
Karangan bunga diletakkan di Walk of Fame bertuliskan nama Natalie Cole, untuk mengenang sang penyanyi legendaris. (Kevork Djansezian/Getty Images)