Sekitar dua tahun lalu, aplikasi ponsel J-Law menjadi korban peretasan. Foto-foto bugilnya tersebar di dunia maya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tentu saja saya merasa trauma. Foto tubuh saya tersebar ke mana-mana. Saya begitu ketakutan membayangkan ada orang yang menyebarkan foto saya saat acara barbecue atau menyimpannya dalam ponsel," kata Lawrence, seperti dikutip dari Mirror, pada Minggu (3/1).
Nama J-Law identik dengan The Hunger Games, yang menjadi "taman bermain"-nya untuk mendulang popularitas. Namun di sisi lain, ia juga berprestasi. Lumayan banyak penghargaan yang diraihnya.
J-Law antara lain pernah meraih Piala Oscar kategori Aktris Terbaik untuk perannya di Silver Linings Playbook (2013), juga Golden Globe Award kategori Aktris Pemeran Pembantu Terbaik untuk aksinya di American Hustle (2014).
Di luar ingar bingar Hollywood, J-Law sempat digosipkan bakal menggantikan posisi Gwyneth Paltrow di hati Chris Martin, pentolan grup band Coldplay. Rumor ini juga berandil mendongkrak pamor J-Law.
Diperkirakan, nama J-Law tidak akan surut sepanjang 2016. Apalagi filmnya yang rilis pada akhir 2015, seperti Joy dan The Hunger Games: Mockingjay Part 2, mendapat ulasan positif.
(ard/vga)