Permintaan pembebasan itu semakin meluas setelah kisah ketidakadilan hukum yang dialami Avery dan Dassey dibeberkan dalam dokumenter baru garapan Netflix, Making A Murderer.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Petisi yang disiarkan melalui situs change.org oleh Michael Seyedian itu ditujukkan kepada Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama.
Di Gedung Putih, desakan agar proses hukum Avery ditelaah kembali juga meluas.
Petisi yang beredar meminta sekitar 100 ribu karyawan Gedung Putih kompak mendukung pembebasan Avery. Dilansir dari NME pada Rabu (5/1), petisi tersebut telah ditandatangani oleh sekitar 58 ribu karyawan.
Dokumenter Making A Murderer ditayangkan pada pertengahan Desember di saluran televisi berbayar Netflix. Hingga saat ini, sebanyak sepuluh episode dokumenter telah ditayangkan.
Setelah ditayangkan, bermunculan kritik dari penegak hukum di Manitowoc County yang mengatakan dokumenter Making A Murderer mengada-ada.
Sutradara yang membuat dokumenter ini adalah Laura Ricciardi dan Moira Demos. Keduanya telah meneliti kisah Avery dan Dassey sejak 2007. Sejak itu pula mereka harus bolak-balik New York dan Wisconsin untuk melakukan syuting.
[Gambas:Youtube] (ard/vga)