Pria 32 tahun yang mencuri perhatian publik saat memerankan Mark Zuckerberg di film The Social Network ini meyakini aksinya sebagai si antagonis berkepala plontos itu merupakan yang terbaik sepanjang perjalanan kariernya.
Kepada The Los Angeles Times, baru-baru ini, pria asal New York, AS, ini mengungkapkan suka citanya memerankan karakter yang berbeda dan belum pernah ia perankan sebelumnya sejak awal 2000 berkiprah di ranah film.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Jika melihat filmnya, kalian akan melihat [betapa besar perbedaan]-nya," kata Eisenberg seraya menyebut adegan terbesar yang pernah dilakukan di film antara lain berkaitan dengan rambutnya yang kriwill kecokelatan.
Di dunia komiknya, karakter antagonis Lex Luthor memang memiliki ciri khas berkepala plontos. Saat kisahnya diangkat ke layar lebar pun, para aktor pemerannya, salah satunya Kevin Spacey, tanpa sehelai rambut pun.
Namun foto yang dilansir Entertainment Weekly, baru-baru ini, boleh dikatakan sebagai satu-satunya yang memperlihatkan Eisenberg dengan penampilan baru, plus foto lain dengan gaya rambut yang sudah menjadi ciri khasnya.
Sejauh ini, memang belum diketahui secara pasti bagaimana alur yang mengisahkan ikhwal Lex Luthor sampai kehilangan seluruh rambut di kepalanya. Spekulasi yang berkembang mengisyaratkan keterkaitan dengan Superman.
Terlepas dari soal kepala plontosnya, yang jelas Zack Snyder, sutradara Batman v Superman: Dawn of Justice, memuji aksi Eisenberg. ”Ia tidak seperti Lex Luthor lain, saya yakin itu,” ujar Snyder kepada Entertainment Weekly.
(vga/vga)