Pasalnya, pria bertato itu kerap bolak-balik ke kawasan tersebut karena Hard Rock FM Jakarta berlokasi di lantai delapan Gedung Sarinah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski tetap berduka dengan korban yang terluka dan tewas, namun Gofar bersyukur dirinya selamat dari kejadian mencekam itu.
Gofar tidak melihat sesuatu yang aneh ketika keluar dari Gedung Sarinah, karena ia juga kerap nongkrong di kawasan Sarinah yang menjadi sasaran ledakan hari ini.
"Setelah kejadian, saya merasa tidak perlu takut atau punya persiapan khusus jika berada di kawasan Sarinah Thamrin," ujar penyiar radio yang beken dengan akun Twitter bernama @pergijauh ini.
"Besok masih siaran seperti biasa. Mungkin Good Morning Hard Rockers akan mencoba siaran langsung dari tempat kejadian jika memungkinkan," lanjutnya.
Setelah ledakan di kawasan Sarinah dan Thamrin terjadi, beredar rumor yang mengatakan kalau sejumlah mal juga akan menjadi sasaran.
Mengetahui hal ini Gofar menyarankan tidak ada perasaan takut yang berlebihan agar situasi tetap kondusif.
"Saya masih mau bertemu ibu di mal sekitar Cilandak. Hanya saja jalanan agak ruwet dari yang biasanya dari Pusat ke Selatan," kata Gofar menutup pembicaraan.
Sementara itu, Kepala Sub Direktorat Penegakan Hukum Dirlantas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Budianto mengatakan, sejumlah arus lalu lintas di wilayah Jakarta dialihkan pasca aksi teror.
"Semanggi mengarah Sarinah di Bunderan HI diarahkan ke Sutan Sahrir, ke Imam Bonjol, ke Kebun Kacang," kata Budianto saat dihubungi, Kamis (14/1).
Sementara itu wilayah Harmoni-Sarinah diarahkan ke Budi Kemulyaan, dan ke kiri arah Jalan Merdeka Selatan.
Budianto menjelaskan, daerah Semanggi dialihkan secara bertahap, termasuk tol di depan Markas Polda Metro Jaya ditutup dan dialihkan ke Slipi Jaya untuk mengurangi beban lalu lintas.
"Tujuannya agar di sini tetap steril. Istana bisa dilewati normal. Kebon Sirih bisa lewat. Pengalihan arus lalu lintas sampai lokasi kondusif," kata Budianto.
(ard)