Deadpool merupakan karakter ciptaan yang menyandang gelar "Merc with a Mouth." Bukan hanya sangat comel, ia juga kerap melakukan kekerasan dan pelanggaran. Itulah yang menjadi alasan pemerintah Negeri Tirai Bambu melarang penayangan film Deadpool.
Apalagi, Reynolds pernah mengunggah foto dirinya berlumuran darah ketika sedang melakukan proses syuting Deadpool.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, sumber dekat dari tim produksi Deadpool mengatakan tak mungkin film tentang antihero yang narsistik itu dibuatkan materi khusus tanpa mengganggu alur cerita. Namun Reynolds mengonfirmasi ia memfilmkan Deadpool dengan rating PG-13.
Sampai sekarang Deadpool memang belum dirampungkan, karena tim produksi film masih berusaha agar Deadpool dapat ditonton anak usia 13 tahun. Mungkin itu yang membuat beberapa kalangan optimistis Deadpool tetap bisa masuk ke pasaran China.
Selama ini, China sudah sering bekerja sama dengan Marvel. Film-film pahlawan super mereka meraup banyak untuk di negara itu.
Time memberitakan, meski nanti Deadpool diberi label PG-13, Reynolds menjamin penggemar karakter yang dimainkannya tidak akan kecewa karena Deadpool tidak melenceng dari kisah aslinya. Dengan rating itu, Deadpool dijamin tidak akan lebih "lunak."
[Gambas:Youtube]
Ciri khasnya yang sarkastis tetap akan melekat. Kesukaannya menggambar korban juga tetap ada. Deadpool sendiri mengisahkan Wade Wilson (Reybnolds) yang jadi mutan setelah sebuah percobaan membuatnya punya tubuh yang bisa berregenerasi super cepat. (rsa)