“Kita sedang membicarakan salah satu waralaba paling berpengaruh sepanjang masa, sekaligus paling digemari,” kata Liz Kalodner, petinggi CBS Consumer Products, yang menggagas sejumlah acara.
Selama 50 tahun, Star Trek telah melahirkan fan base di seluruh dunia. Karena itu, “[perayaan] tahun ini berfokus pada para penggemar, untuk mengapresiasi mereka,” Kalodner menambahkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Serial televisi Star Trek pertama kali disiarkan NBC sejak 8 September 1966. Tahun ini, bertepatan dirgahayu ke-50 Star Trek, digelar sederet acara, terutama di Amerika Serikat.
Ada juga acara bincang-bincang Trek Talks: Think TED Talks, pada Juli, di berbagai lokasi, meliputi sekolah-sekolah, museum-museum sains dan venue hiburan di sejumlah lokasi.
Bincang-bincang kali ini bakal membahas Star Trek, termasuk eksplorasi angkasa luar, teknologi medis dan keberagaman budaya. Tak ketinggalan bahasan soal spesies alien dan Prime Directive.
Masih ada lagi The Starfleet Academy Experience di mana para penggemar bisa mengikuti program yang dibuka per Mei di Canada Aviation and Space Museum di Ottawa.
Lalu berikutnya, pada Juni, program serupa juga diadakan di Intrepid Sea, Air & Space Museum di New York. Para “kadet” bakal mempelajari komunikasi dan navigasi dalam perspektif Star Trek.
Dari semua acara tersebut, satu yang paling ditunggu-tunggu yaitu tur konser Star Trek: The Ultimate Voyage di 100 kota di Amerika Utara. Siap diluncurkan pada akhir pekan ini di Florida.
Sebagaimana dikabarkan USA TODAY, pertunjukan orkestra kali ini bakal mengajak para penggemar dan penonton bernostalgia dengan musik dari waralaba serial televisi dan film Star Trek.
Ada juga acara Star Trek: Mission New York yang menyajikan karya Alexander Courage, komposer lagu tema serial televisi Star Trek. Bakal digelar tiga hari, pada 2-4 September di Javits Center.
“Musik telah menjadi bagian Star Trek sebagaimana halnya dialog dan aktor-aktornya,” kata William Shatner, pemeran Kapten Kirk, kepada Bill Keveney dari USA TODAY, belum lama ini.
“Musik adalah elemen esensial serial televisi dan film Star Trek,” kata Shatner. Menurut sang aktor, karya musik yang hebat layak terus dikenang dan diapresiasi banyak orang.
Star Trek, menurut Shatner, berandil memberikan inspirasi filosofis bagi generasi ke generasi. “Lewat Star Trek, keajaiban alam semesta dihadirkan di hadapan banyak mata dan telinga.”
Star Trek membukakan pikiran banyak orang soal alam semesta yang hingga kini masih diliputi misteri dan belum terpecahkan. Tayangan ini juga memperlihatkan harmoni manusia dengan alien.
Film terbaru Star Trek Beyond akan diputar di bioskop pada 22 Juli 2016 mendatang.
[Gambas:Youtube]
(vga/vga)