Kali ini, kabar baru kembali datang dari band pop-punk asal California itu. Dilansir dari NME, pada Kamis (28/1), Blink-182 mengajak produser musik John Feldmann masuk studio rekaman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam cuitan di Twitter, Hoppus sekaligus mengunggah foto kebersamaan mereka di studio rekaman.
Selain Hoppus dan Feldmann, terlihat juga sosok penabuh drum Blink-182 dan Skiba.
Nama Feldmann dikenal sebagai vokalis dan pemain gitar Goldfinger. Kariernya kemudian berkembang menjadi produser musik.
Tidak hanya All Time Low dan5 Seconds of Summer, Feldmann juga pernah menangani album Panic! At The Disco, The Used, Sleeping with Sirens, We Are The In Crowd, Black Veil Brides dan Atreyu.
Dalam pemberitaan sebelumnya, seperti yang dikutip dari NME, Barker mengatakan Blink-182 dan Skiba telah membuat lima lagu baru. Salah satunya, berjudul Punk Rock Cliche.
Skiba bergabung dengan Blink-182 untuk menggantikan Tom DeLonge, yang memutuskan mengundurkan diri dari band yang telah membesarkan namanya itu.
"Matt telah membuktikan kemampuannya," kata Barker mengenai Skiba.
"Ia orang yang menyenangkan untuk diajak bekerja dalam musik. Saya sangat senang," lanjutnya.
Tanpa DeLonge, album baru Blink-182 akan terasa jauh berbeda. Hal ini dibenarkan oleh Barker.
Meski berbeda, masih menurut Barker, album Blink-182 akan tetap menawarkan keseruan yang sama.
"Kami tidak memiliki target, kami hanya menulis banyak lagu. Tidak ada tekanan apa pun untuk menyelesaikan album ini," ujar Barker.
Walau telah digantikan Skiba, DeLonge sempat mengisyaratkan dirinya tidak pernah melupakan Blink-182.
Jika Blink-182 sibuk menyiapkan album baru tanpa DeLonge, DeLonge sendiri sedang sibuk mengembangkan karier solonya juga bersama band Angels and Airwaves.
(ard/vga)