Katy Perry Undang Taylor Swift ke Pesta Pemanasan Grammy
Fadli Adzani | CNN Indonesia
Senin, 15 Feb 2016 15:27 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Hubungan Katy Perry dan Taylor Swift dikabarkan sempat memanas. Padahal semula kedua musisi wanita Amerika Serikat (AS) ini cukup akrab.
Menurut rumor yang beredar, lagu Bad Blood milik Swift ditujukan kepada Perry, yang hampir pernah mengacaukan konser Swift pada tahun lalu.
Sumber Hollywood Life menyatakan, Katy menyabotase tur konser Swift dengan merebut sejumlah penari latar. Tak heran bila Swift il-feel.
Walau demikian, agaknya Perry sudah melupakan hal itu. Buktinya, sebagaimana diberitakan Ace Showbiz, pelantun lagu Roar itu sudi mengundang Swift untuk datang ke pesta pemanasan ajang penghargaan Grammy Awards.
Pesta itu dihadiri oleh para nomine Grammy di Cicada, Los Angeles, AS, pada Sabtu (13/2) kemarin.
Sampai saat ini, belum diketahui apakah Swift menerima ajakan Perry. Namun, sebelumnya Perry juga tidak memaksa semua orang yang ia undang untuk datang, termasuk Adele.
"Terserah agenda mereka saja," ujarnya kepada The New York Times.
"Musisi dan artis selalu mencari cara untuk dapat berkoneksi satu dengan yang lain, namun kami tidak mendapatkan hubungan itu karena kami sering dipaksa atau didorong [untuk melakukannya]," ia melanjutkan.
Ketika konflik Perry dan Swift memanas, Perry yang dikabarkan sedang menjalin hubungan dengan Orlando Bloom itu membalas lagu Bad Blood dengan Crocodile Tears.
Judul lagu ini merujuk kepedihan mendalam yang dirasakan Perry atas pernyataan Swift saat diwawancarai Rolling Stone.
Sumber yang sama menyatakan, Perry merasa Swift hanya menjadikannya sebagai kambing hitam. Perry tak merasa bersalah dan tak ikut campur urusan perebutan sejumlah penari latar.
“Perry merasa Swift sengaja menjelek-jelekkannya agar ia tampak keji,” kata si sumber. “Swift memancing dengan Bad Blood. Kini, giliran Perry dengan lagunya. Perang telah dimulai.”
Sumber Hollywood Life mengabarkan, lagu baru Perry tersebut digarap bersama Diplo. “Perry tahu, Diplo lah musisi yang tepat untuk memproduksi lagu balasan Crocodile Tears." (fad/vga)
Menurut rumor yang beredar, lagu Bad Blood milik Swift ditujukan kepada Perry, yang hampir pernah mengacaukan konser Swift pada tahun lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pesta itu dihadiri oleh para nomine Grammy di Cicada, Los Angeles, AS, pada Sabtu (13/2) kemarin.
"Terserah agenda mereka saja," ujarnya kepada The New York Times.
"Musisi dan artis selalu mencari cara untuk dapat berkoneksi satu dengan yang lain, namun kami tidak mendapatkan hubungan itu karena kami sering dipaksa atau didorong [untuk melakukannya]," ia melanjutkan.
Ketika konflik Perry dan Swift memanas, Perry yang dikabarkan sedang menjalin hubungan dengan Orlando Bloom itu membalas lagu Bad Blood dengan Crocodile Tears.
Judul lagu ini merujuk kepedihan mendalam yang dirasakan Perry atas pernyataan Swift saat diwawancarai Rolling Stone.
Sumber yang sama menyatakan, Perry merasa Swift hanya menjadikannya sebagai kambing hitam. Perry tak merasa bersalah dan tak ikut campur urusan perebutan sejumlah penari latar.
“Perry merasa Swift sengaja menjelek-jelekkannya agar ia tampak keji,” kata si sumber. “Swift memancing dengan Bad Blood. Kini, giliran Perry dengan lagunya. Perang telah dimulai.”
Sumber Hollywood Life mengabarkan, lagu baru Perry tersebut digarap bersama Diplo. “Perry tahu, Diplo lah musisi yang tepat untuk memproduksi lagu balasan Crocodile Tears." (fad/vga)