Penjagaan ketat tersebut dilakukan agar kejadian yang sama atau yang lebih parah tidak terjadi lagi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika insiden terjadi, sang pria sedang mengendarai mobil dan membawa uang hasil penjualan minuman alkohol di konser Rolling Stones.
Sejak kejadian tersebut, Mick Jagger, Keith Richards, Charlie Watts dan Ronnie Wood mendapat pengamanan ekstra.
Selain petugas bersenjata, para personel Rolling Stones juga dijadwalkan berpergian secara terpisah, sebagai usaha pengamanan.
"Insiden ini sangat mengkhawatirkan karena pelakunya sangat nekat. Para personel Rolling Stones tidak mau mengambil risiko," kata salah satu sumber The Mirror.
"Mereka sadar mereka dapat menjadi incaran selanjutnya. Oleh karena itu, mereka tidak segan menyewa petugas keamanan yang terbaik," lanjut sang sumber.
Setelah Argentina, Rolling Stones akan melanjutkan konser mereka di Brasil, Uruguay, Peru dan Kolombia.
Belum lama ini dikabarkan, musisi Elton John mengkritik kepribadian para personel Rolling Stones.
John, yang juga berasal dari Inggris, menilai para personel Rolling Stones memiliki kepribadian yang menyimpang.
Hal tersebut dikatakan John saat diwawancarai salah satu stasiun radio di Amerika Serikat.
Tidak hanya soal kepribadian, John juga mengatakan Rolling Stones seharusnya kembali membuat album musik ber-genre blues, daripada membuat album musik yang beraliran mainstream.
Mengenai album baru, Wood mengatakan kalau Rolling Stones siap masuk studio rekaman lagi. Hal tersebut dikatakan Wood menjelah akhir tahun lalu.
Pernyataan Wood dibenarkan oleh Richards yang mengatakan kalau Rolling Stones akan masuk studio rekaman pada April mendatang.
(ard/vga)