Bob Dylan Kembali ke Studio untuk Garap Album ke-37
Fadli Adzani & Vega Probo | CNN Indonesia
Rabu, 17 Feb 2016 07:01 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Walau sudah berkiprah selama hampir lima dekade, sepertinya Bob Dylan sama sekali tidak menunjukkan keinginannya untuk pensiun dari industri musik dunia.
Kesatria musik folk yang sekarang sudah berusia 74 tahun itu dikabarkan sedang menggarap album musik teranyar di Studio B, Capitol Studios, Amerika Serikat.
Kabar gembira ini disampaikan langsung oleh sang operator sesi rekaman, Al Schmitt, yang sudah sangat berpengalaman di dunia musik.
Selama kariernya, Schmitt sudah bekerja sama dengan musisi seperti Natalie Cole, Toto, Steely Dan, Henry Mancini, serta mendapatkan 20 penghargaan Grammy.
"Semuanya berjalan dengan baik, lagu-lagu [terbarunya] terdengar baik," tuturnya, seperti dilansir dari Billboard.
"Suasana hati Dylan di dalam studio sangat luar biasa. Kami sedang merasakan waktu-waktu yang baik saat ini. Kami seperti dua sepatu uzur, kami sangat nyaman dengan satu sama lain," ia menceritakan.
Umur Dylan sudah tidak muda lagi. Tatapannya sudah tidak sedingin dulu, serta kulitnya sudah sangat berkerut. Namun, Schmitt menegaskan, terdapat satu hal yang tak dapat lepas dari Dylan: kepandaiannya.
"Ia sangat luar biasa pintar, ia menyadari apa yang terjadi di sekelilingnya, jadi ia akan tahu apa yang sedang terjadi di setiap waktu," paparnya.
Terakhir kali Dylan merilis album musik yakni pada tahun lalu. Album yang berjudul Shadows in the Night itu langsung bertengger di posisi tujuh di daftar tangga lagu Billboard.
Dalam album itu, Dylan dan rekan-rekan grup musiknya merekam secara live, yang tentu saja membutuhkan kejelian dan kemampuan yang tidak biasa.
Dylan memulai kariernya pada 1960-an silam. Saat itu, ia terpaksa "ditendang" dari kampusnya di tahun pertama kuliah. Lalu, ia pergi ke New York untuk bertemu Woody Guthrie, seseorang yang sangat berjasa di dalam karier Dylan.
(fad)
Kesatria musik folk yang sekarang sudah berusia 74 tahun itu dikabarkan sedang menggarap album musik teranyar di Studio B, Capitol Studios, Amerika Serikat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semuanya berjalan dengan baik, lagu-lagu [terbarunya] terdengar baik," tuturnya, seperti dilansir dari Billboard.
Umur Dylan sudah tidak muda lagi. Tatapannya sudah tidak sedingin dulu, serta kulitnya sudah sangat berkerut. Namun, Schmitt menegaskan, terdapat satu hal yang tak dapat lepas dari Dylan: kepandaiannya.
"Ia sangat luar biasa pintar, ia menyadari apa yang terjadi di sekelilingnya, jadi ia akan tahu apa yang sedang terjadi di setiap waktu," paparnya.
Terakhir kali Dylan merilis album musik yakni pada tahun lalu. Album yang berjudul Shadows in the Night itu langsung bertengger di posisi tujuh di daftar tangga lagu Billboard.
Dalam album itu, Dylan dan rekan-rekan grup musiknya merekam secara live, yang tentu saja membutuhkan kejelian dan kemampuan yang tidak biasa.
Dylan memulai kariernya pada 1960-an silam. Saat itu, ia terpaksa "ditendang" dari kampusnya di tahun pertama kuliah. Lalu, ia pergi ke New York untuk bertemu Woody Guthrie, seseorang yang sangat berjasa di dalam karier Dylan.
(fad)