Namun jumlah penonton Grammy, yang digelar selama 3,5 jam di stasiun televisi CBS, ternyata tidak sesuai harapan. Meski sudah menampilkan musisi-musisi muda dan tribute untuk sosok-sosok ikonik, acara itu hanya ditonton 25 juta orang di Amerika.
Mengutip Reuters, jumlah itu termasuk yang paling sedikit selama tujuh tahun sejarah perhelatan ajang musik bergengsi dunia sekelas Grammy Awards.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Grammy diselenggarakan sebelum Academy Awards, ajang penghargaan paling bergengsi di bidang perfilman, yang juga diduga banyak penonton. Tahun lalu saja, Oscar mendulang 36 juta penonton di AS.
Meski penontonnya terbilang kecil dalam tujuh tahun terakhir, di media sosial Grammy tetap meraja. Senin malam, terdapat sekitar 17,2 juta perbincangan di Twitter yang menyebut Grammy.
Menurut data Twitter, kicauan yang beredar terutama tentang kemenangan Ed Sheeran dan Kendrick Lamar. Isu rasialisme juga banyak diperbincangkan. Lain lagi dengan Facebook, yang mendata ada 21 juta orang membicarakan Grammy, dari total 50 juta interaksi di media sosial itu.
Perbincangan paling menarik bagi mereka adalah aksi Lady Gaga memberi tribute untuk David Bowie.
Di Instagram, ada 15 juta orang yang menghasilkan 53 juta interaksi tentang Grammy Awards 2016. Foto yang paling banyak disukai dari acara itu, adalah Taylor Swift yang berpose bersama sahabatnya, Selena Gomez. Itu disukai oleh 2,1 juta penggemar. (rsa/vga)