Sudah bukan rahasia jika film yang dibintangi Ryan Reynolds itu meraup US$132 juta atau Rp1,7 triliun dalam tiga hari debut akhir pekannya. Itu menjadikan Deadpool sebagai film dengan label R (Restricted) terlaris yang rilis di debut rilisnya.
Rumah produksi jelas akan menggarap kelanjutannya. Bahkan Deadpool ke-dua sudah mendapat lampu hijau dan dalam tahap produksi. Di akhir film, Deadpool sendiri membocorkan di film selanjutnya akan ada karakter baru bernama Cable.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mutan dan X-Men yang menjadi salah satu "kantong uang" Marvel memang sangat berkaitan dengan Deadpool. Reynolds sebagai Wade Wilson sering menyebut nama Wolverine dan X-Men. Deadpool terang-terangan menampilkan wajah Hugh Jackman.
"Saya akan sangat suka melihat mereka bersama di film, itu akan sangat lucu. Tapi tone-nya benar-benar berbeda," kata Kinberg. Film-film X-Men lazimnya sangat dramatis, bahkan cenderung seperti opera.
"Itu sesuatu yang bisa dibuat lucu oleh Deadpool. Tapi kami juga ingin menghormati [karakter] film-film X-Men," ujar Kinberg melanjutkan. Itu pula alasannya Deadpool tidak digabungkan dengan tokoh mutan X-Men yang berasal dari golongan utama.
Menonton Deadpool bersama Profesor X atau Wolverine nyaris tidak mungkin. Bukan karena studio tidak mampu membayar mereka, seperti yang dicandakan Reynolds atas inisiatifnya di film. Tetapi memang karakter mereka benar-benar berbeda.
Lagipula, mungkin penggemar Deadpool tidak terlalu ingin mereka bergabung. Lebih baik Deadpool mengocok perut dengan caranya sendiri sebagai antihero, tanpa bersentuhan dengan tokoh lain. (rsa/vga)