Tak jarang Beyonce, Rihanna, Kim Kardashian, atau wajah familier lainnya duduk anggun menonton lalu lalang model.
Namun baru saja diungkap Daily Star, kehadiran selebriti di pergelaran busana itu ternyata tidak cuma-cuma. Selebriti kelas A bisa dibayar sampai 75 ribu poundsterling atau Rp1,4 miliar untuk kehadiran mereka di peragaan busana ternama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu mahal, tapi beberapa label akan berpikir itu adalah uang yang layak untuk dikeluarkan," kata Banks melanjutkan. Ia beranalogi, itu jumlah yang sebanding seperti membayar brand ambassador.
"Dan jika Anda mau membayar Charlize Theron sebesar 1,3 juta poundsterling atau Rp24,5 miliar untuk mengiklankan parfum, kenapa tidak menerapkan hal yang sama untuk mendapatkan ulasan dalam peragaan busana?" kata Banks lagi.
Mantan kekasih Pangeran Harry misalnya, Cressida Bonas, dikabarkan menerima pembayaran ribuan poundsterling dari merek tas tangan Mulberry untuk hadir dalam sebuah pestanya di Hollywood. Belum lagi selebriti atau penyanyi kelas atas yang populer.
Dalam pagelaran Topshop Unique di London Fashion Week yang menghadirkan supermodel Karlie Loss dan Jourdan Dunn, terlihat aktris Suki Waterhouse di kursi penonton, juga Lottie saudari model Kate Moss.
Menurut ahli fesyen yang berbasis di Amerika Serikat, Lori Levine, selebriti yang tepat untuk sebuah pergelaran bisa berdampak bagus dan dahsyat bagi merek tertentu. Kini, katanya menambahkan, penyelenggaraan pagelaran busana sangat mahal.
"Memproduksi pertunjukan semacam ini membutuhkan biaya 70 ribu sampai 350 ribu poundsterling (Rp1,3 miliar sampai Rp6,6 miliar). Jika Anda mengeluarkan uang sebanyak itu, seringnya biaya termasuk memastikan kehadiran selebriti." (rsa/vga)