Hal ini dipicu kejadian pada Desember lalu, saat Tarantino menuduh Disney memaksa bioskop Arclight Cinerama Dome di Los Angeles untuk menanggalkan film garapannya, The Hateful Eight, dari layar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka [Disney] telah menghancurkan saya, saya tidak akan mau lagi bekerja sama dengan mereka dalam segala cara, bentuk, setelah apa yang mereka lakukan terhadap saya," tegasnya kepada Confidenti@l pada Selasa (23/2), dikutip NME.
"Mereka menghancurkan saya, padahal saya memberikan mereka banyak uang dari Pulp Fiction, dan itu adalah hal yang sangat buruk untuk memperlakukan mantan karyawan yang sudah bekerja sangat baik untuk mereka," pungkasnya.
Tarantino memang kerap bicara blak-blakan. Belum lama ini, ia mengaku sangat ingin memenangkan penghargaan Naskah Film Asli Terbaik di ajang penghargaan Oscar yang akan dihelat pada 28 Februari mendatang.
“Saya ingin memenangkan Oscar kategori Naskah Film Asli Terbaik dibanding orang lain! Saya ingin memenangkan banyak Oscar kategori itu, empat saja cukup. Dan mendapatkannya dengan 10 film. Jadi ketika saya mati, mereka akan mengubah nama Oscar lategori Naskah Film Asli Terbaik menjadi 'The Quentin,'” kata Tarantino.
Saat ini, pemenang terbanyak kategori ini adalah Woody Allen dengan tiga Oscar, sehingga persyaratan Tarantino memenangkan empat Oscar kategori ini terbilang cukup ambisius.
(fad/vga)