Di ajang Academy Awards yang diselenggarakan pada Minggu (28/2) waktu Los Angeles, Rock mengumbar lelucon mengenai isu rasialisme, yang sempat membuat sineas di Hollywood terpecah menjadi dua kubu; membela kulit putih dan kulit hitam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, dikutip dari wawancara dalam acara bincang di radio 93.9 Fam in the Morning, Ross mengkritik lawakan Rock.
Belum diketahui apa tanggapan Rock mengenai pernyataan Ross. Yang pasti, banyak orang, terutama netizen, yang menilai lelucon Rock memang berlebihan.
"Semoga Rock tidak kembali mengutarakan lawakan tentang isu rasialisme lagi. Saya lelah mendengarnya," kata salah satu netizen saat pemberian Piala Oscar berlangsung.
Sebelum tahun ini, Rock telah memandu ajang Academy Awards pada 2005.
Disiarkan oleh stasiun televisi ABC, acara tahun ini ternyata hanya ditonton oleh 34,3 juta warga Amerika.
Diberitakan Reuters, angka itu termasuk yang terendah dalam delapan tahun terakhir, berdasarkan data rating nasional.
Sedangkan menurut data ABC, jumlah penonton ajang Academy Awards 2016 termasuk yang terendah ke-dua.
Penonton terendah pertama sejak Nielsen memulai menghitung angka acara itu adalah pada 2008. Saat itu, jumlah penonton acara Oscar di AS hanya 32 juta orang.
(ard/vga)