Beavan memenangkan nominasi itu atas film Mad Max: Fury Road. Penampilannya yang cuek dan cenderung santai memang membuat semua orang merasa heran, karena biasanya seorang penata kostum selalu tampil dengan dandanan heboh saat acara resmi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah mengatakan hal itu, Fry langsung dicaci maki oleh para netizen di media sosial. Lalu, Fry memutuskan undur diri dari Twitter.
"Saya rasa Beavan adalah seorang penata kostum yang berbakat. Ia layak mendapatkan Piala Oscar," kata Inarittu, seperti yang dikutip dari The Guardian, pada Jumat (4/3).
"Tuduhan jika saya tidak ikut bertepuk tangan untuk Beavan adalah kesalahan besar," lanjutnya.
Mengetahui dirinya hampir bernasib sama dengan Fry, Inarittu mengatakan ia tidak akan lagi melipat tangan saat duduk di ajang penghargaan.
"Ya, saya tidak akan melipat tangan saat duduk di ajang penghargaan. Hal ini akan memberi anggapan yang salah," ujar Inarittu.
Beavan ialah wanita asal Inggris yang kini berusia 65 tahun. Ia mengawali kariernya sebagai penata kostum teater-teater di London.
Kemudian ia melanjutkan kariernya dengan bergabung dengan rumah produksi Merchant Ivory Film.
Hingga saat ini, Beavan telah membawa pulang dua Piala Oscar dari ajang Academy Awards 2016, salah satunya dari film A Room with a View.
(ard/vga)