Dalam surat yang ditujukan kepada seluruh sahabat dan penggemar ELP di seluruh dunia, Greg menyampaikan duka mendalam setelah mendengar kabar tentang Keith, sahabatnya selama bertahun-tahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Laman Independent mengabarkan, Keith meninggal pada Kamis lalu (10/3). Sebelum nekat menembak kepala sendiri, Keith disebut-sebut stres gara-gara merasa keandalan sebagai musisi menyurut.
Mari pun menyatakan hal senada, bahwa kekasihnya memang memiliki “jiwa sensitif” dan dirundung “kekhawatiran berlebihan dirinya tak mampu” menaati jadwal konser di Jepang, pekan depan.
“Dia tak ingin para penggemar kecewa. Dia termasuk perfeksionis. Ia merasa tidak mampu bermain [musik secara] sempurna untuk para penggemar, itulah yang membuatnya depresi, grogi dan takut.”
Semasa hidup, sang bintang progressive rock pernah ditabalkan sebagai salah satu musisi tersukses di eranya dan salah satu pemain keyboard terbaik di antara generasinya.
Emerson, Lake & Palmer dibentuk di Croydon, Inggris, pada 1970 dan segera menjadi salah satu grup band terpopuler kala itu yang sanggup meraih enam platinum untuk album musiknya.
“Sejak Kamis malam (10/3), Keith sudah merasa tidak enak badan. Ia menderita bronkitis, maka saya membaringkannya di tempat tidur,” kata Mari, dikutip Independent.
“Ia tertidur, lalu saya beranjak, dan saya kira ia masih tidur ketika saya kembali, tapi kemudian saya menyadari apa yang terjadi. Ia telah tiada. Saya masih benar-benar tertekan.”
[Gambas:Youtube] (vga/vga)