Belum lama ini ramai diberitakan kalau AC/DC menjadwalkan ulang rangkaian konser mereka di Amerika Serikat (AS), setelah dokter mengatakan kalau Johnson terancam kehilangan pendengarannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, ketika diwawancarai oleh BlastEcho, Storace memberi isyarat penolakan.
"Ini adalah hal yang tidak mudah untuk diputuskan. Saya tidak mengerti dan tidak mau tahu apa yang sedang terjadi. Saat ini saya berkonsentrasi untuk hal lain. Jika mereka memilih orang lain, saya akan tetap melanjutkan hidup," lanjutnya.
Storace juga mengaku menyayangkan kondisi yang sedang dialami oleh Johnson. Ia mengatakan kalau ancaman tuli merupakan bencana besar bagi seorang musisi.
Setelah berita penundaan tur AC/DC tersiar, komedian Jim Breuer sempat mengatakan kalau Johnson merasa dibuang oleh kawan-kawannya.
Tapi beberapa saat kemudian, Breuer mengklarifikasi pernyataannya dan mengatakan kalau Johnson merasa baik-baik saja dengan AC/DC.
Johnson telah menjadi vokalis AC/DC sejak 1980. Ia bergabung setelah Scott meninggal.
Pada Juni mendatang, AC/DC dijadwalkan tampil di London dan Manchester. Namun, belum diketahui apakah jadwal tersebut akan diubah setelah penundaan konser di AS.
(ard/ard)